23 April 2008 - ebta

Bagaimana cara meng-upgrade BIOS?

BIOS (Basic Input/Output System) secara sederhana merupakan sebuah system di dalam Chip Motherboard yang bertugas mengenali dan menyiapkan perangkat keras/hardware komputer saat PC dinyalakan, seperti Hardisk, Processor, Floppy Disk, Memory, DVD Rom dan lainnya. Jika semua beres maka Sistem Operasi (seperti windows,Linux) baru mulai dijalankan

Jika komputer berjalan lancar atau tidak mengalami masalah, memang tidak perlu untuk melakukan upgrade (memperbarui) BIOS di komputer kita. Karena memang sangat beresiko bagi yang belum terbiasa, jika kurang hati-hati komputer malah tidak bisa dioperasikan lagi ;). Tetapi ada beberapa hal yang menyebabkan BIOS harus diupgrade, misalnya :

  • Ketika komputer dinyalakan, tiba-tiba berhenti sebelum masuk sistem operasi. Tetapi sebaiknya baca juga artikel ini.
  • Komputer sudah cukup lama, dan kita memasang hardware baru yang tidak terdeteksi dengan baik, misalnya kita ganti Processor baru. Karena sering BIOS belum mengenali processor tersebut.
  • BIOS rusak, baik ditunjukkan dengan adanya pesan ataupun tidak. Misalnya invalid BIOS, BIOS corrupted dsb.
  • BIOS gagal mendeteksi hardware, seperti hardiks, CD-ROM, VGA dan lainnya
  • Ingin [sedikit] lebih mengoptimalkan kinerja komputer (hardware)
  • Adanya recomendasi dari vendor Motherboard

Jika BIOS di komputer rusak, maka otomatis tidak bisa menjalankan Sistem operasi seperti Windows Xp misalnya. Beberapa hal yang bisa menyebabkan kerusakan BIOS misalnya :

  • Mematikan komputer tanpa shutdown, atau listrik tiba-tiba mati (tanpa UPS)
  • Terkena Virus
  • Kesalahan meng-upgrade BIOS. Misalnya komputer mati ketika proses upgrade, BIOS tidak cocok dengan jenis motherboard dll.

Bagaimana meng-upgrade BIOS Komputer?

Untuk meng-upgrade BIOS, diperlukan 2 file, pertama file BIOS itu sendiri dan Flash Memory Writer utility, yaitu software untuk mengupgrade (flash) BIOS, misalnya AFLASH.EXE, AWD816a.EXE dan lainnya. File BIOS biasanya dengan ekstensi 001, BIN atau lainnya, sengan ukuran kurang dari 512 KB. Kebanyakan Untuk mengupgrade BIOS harus dilakukan melalui DOS atau MS-DOS, meski saat ini juga sudah banyak vendor yang menyediakan software yang berbasis Windows.

Yang perlu diperhatikan adalah mencari file BIOS dan Flash Writer yang tepat, karena jika tidak sesuai, komputer kemungkinan bakalan tidak bisa hidup lagi. Tetapi jika tipe sudah tepat, maka kemungkinan selalu berhasil, kecuali mati listrik atau komputer mati ketika flash BIOS sedang berjalan. Pada umumnya flash BIOS hanya berlangsung beberapa detik saja. Kurang dari 30 detik. Untuk melakukan flash BIOS, setelah masuk ke DOS, ketikkan nama Flash Writer, misalnya untuk AWD816a.EXE

C:\ADW816a

Maka biasanya ada keterangan cara pemakaiannya. Ikuti perintah yang ada, pastikan juga untuk membackup BIOS yang lama, dapat dilakukan dengan file flash writer itu juga. Keterangan yang ditampilkan mungkin berbeda-beda. Jika masih ragu, sebaiknya ditanyakan kepada yang lebih tahu. Atau bisa juga dibaca di buku petunjuk motherboard.

Bagaimana Cara menentukan Tipe Motherboard?
Ada beberapa cara menentukan tipe Motherboard yang dimiliki, antara lain :

  • Melihat buku petunjuk yang disertakan ketika membeli Motherboard
  • Melihat Tampilan awal ketika komputer menyala, biasanya ditampilkan seri atau tipe motherboard
  • Melihat langsung motherboard (membuka casing komputer), disana biasanya ditulis merk Motherboard dan tipenya.

Dimana Download BIOS dan Flash Utility tersebut?

Jika motherboard kita termasuk populer, maka vendor biasanya telah menyediakan download BIOS dan Flash Utility-nya, seperti MSI, Gigabyte dan sejenisnya. Berikut beberapa link untuk download BIOS maupun driver motherboard yang bisa dijadikan referensi :

  • ASUS Motherboard disini
  • ECS web Site disini
  • GIGABYTE Motherboard disini
  • Micro Star International (MSI) Motherboard disini
  • DriverStock Tempat download berbagai driver

Jika Motherboard anda tidak memiliki web site resmi untuk download driver, bisa dicoba mencari melalui www.google.com, dengan mengetikkan tipe motherboard diikuti kata seperti BIOS, download BIOS dan sejenisnya. Misalnya “BIOS P4VP-MX” atau “Download BIOS P4VP-MX”.

Hardware BIOS / update bios / upgrade BIOS /

Comments

  • herdi says:

    nanya nich..
    sewaktu sy pertama kali menghidupkan comp selalu muncul konfirmasi tekan F1,
    tp comp sy setelah itu hidup normal aja tanpa masalah..
    masalahny cm agak repot aja selalu menekan F1…gt…

  • ebta says:

    @pr14an
    salam kenal
    maaf luamaa tidak ada tanggapan..
    semoga saat ini masalahnya sudah beres..

    @arga
    1. benar
    2. sebagian bear, tampilan BIOS tetap. Upgrade bios biasa dilakukan agar mendukung hardware terbaru atau karena ada error bios

    @herdi
    sebelumnya masuk ke BIOS dan ubah salah satu settingnya kemudian simpan. Jika perlu ganti baterai CMOS

    @Yang lain
    Mohon maaf jika belum semua ditanggapi, jika masih ada permasalahan, silahkan tulis komentar di artikel terbaru dengan menembahkan keterangan “OOT ( Out of Topic / Diluar pembahasan)”

  • taufik says:

    Sory Bos, mungkin penjelasan Anda terlalu Normatif ya? gimana kalo bisa lbh di sederhanain/pake istilah teknisnya. thanks Bos utk Infonya.

  • roch says:

    mengapa ketika sy menganti RAM dari 128 ke 256 tetap kebaca 128. dan ketika di doble 128 + 256 tetap kebaca 128. terima kasih

  • Agus says:

    mas bisa minta tolong gak??
    kemarin saya instal ulang komputer…bisa dipakai kira2 beberapa hari. tapi setelah seminggu. kok gak mau logon ke windows ya… bisa boooting dan tampilan window xp muncul. tapi gak bisa login…

  • agus says:

    brow saya mau tanya,komputer saya cpu nyala kipas juga nyala,tapi monitor tidak suplai tpi vga udah aku cek gak da masalah,bios tidak mau menyala dan suara bip panjang,apa ya masalahnya,,,,,

  • yus says:

    bos,kalo komputer mau tak instal blm sls booting, trus hank kadang jg muncul blue screen? solusinya gmana bos? maksih

  • aat says:

    mas… kalau bios ngedefault teroz itu knpa..
    satu lagi dech mas… habis nginstal OS selesai semua… teroz satu hari sesudahnya pasti dah ngak kena lagi itu knapa lagi maz…. bantu aku donk ya.? makasih.

  • 1 2 3