Update Freezer, Matikan Update otomatis berbagai software

auto-update-otomatisBanyak software atau program yang kita gunakan mempunyai fitur update otomatis tanpa sepengetahuan dan persetujuan kita, alias melakukan koneksi internet secara ‘rahasia’. Update sofware memang penting, tetapi jika update ini dilakukan tanpa kita ketahui, apalagi penggunaan bandwidth internet terbatas hal ini tentu bukan yang kita inginkan.

Tidak jarang program seperti itu tidak memberitahukan di awal proses installasi, sehingga terkesan ditutup-tutupi. Belum lagi software tersebut sebenarnya tidak penting untuk melakukan update setiap saat. Memang bisa saja kita menon-aktifkan update otomatis ini secara manual, misalnya mencari menggunakan software seperti Autoruns. Tetapi ada cara praktis dan lebih mudah, yaitu menggunakan Update Freezer.

update-freezer

Update Freezer merupakan program sederhana dan tersedia versi portable maupun installer untuk mematikan atau mengaktifkan update otomatis berbagai software dengan mudah. Sampai saat ini ada 10 software yang didukung oleh Update Freezer (yang melakukan update otomatis programnya sendiri), yaitu :

  • Adobe Acrobat dan Adobe Reader
  • Apple
  • Adobe Flash
  • Firefox
  • Google
  • Java
  • Notepad++ 4.6 atau setelahnya
  • Opera 15 atau diatasnya
  • Skype
  • Windows

Ketika kita menginstall software-software diatas, dengan pengaturan bawaan (default), hampir dipastikan software itu akan menyertakan fitur auto update (update otomatis). Rentang update ini bermacam-macam, tergantung pengaturan masing-masing software, mulai dari beberapa jam, beberapa hari, tiap program berjalan dan lainnya.

Dengan menjalankan Update Freezer, kita akan tahu program mana yang melakukan update otomatis dan dengan mudah untuk mematikan fitur ini atau mengaktifkan kembali. Untuk mematikan fitur update otomatis software yang ada, kita tinggal klik tombol Disabled, klik “Enabled” untuk mengaktifkan kembali, sangat mudah dan cepat.

Selain tombol Disabled dan Enabled, ada beberapa software yang diberikan tombol lain, semisal Notify Only. Jika dipilih maka software tersebut hanya akan memberikan informasi jika ada update terbaru, dan proses update harus melalui persetujuan pengguna.

Mengapa update otomatis dimatikan?

Tidak semua software yang melakukan update otomatis harus dimatikan, seperti misalnya pengguna Windows [ori], sebaiknya tetap mengaktifkan update otomatisnya, minimal pemberitahuan ketika ada update terbaru. Tetapi sebagian program lain, lebih baik dimatikan fitur update otomatis, seperti misalnya Adobe Reader, Apple, Skype dan lainnya.

Selain menghemat penggunaan bandwidth internet, update otomatis biasanya menambah penggunaan memori /RAM, karena ada aplikasi khusus yang terus menerus berjalan di belakang, lebih menjaga privasi (karena kita tidak tahu pasti ketika update otomatis, informasi apa yang dilewatkan ke internet). Selain itu kadang kita juga ingin melakukan update secara manual.

Ukuran program ini relatifk kecil, versi installer berukuran sekitar 2.7 MB dan versi portable sekitar 2.4 MB. Download disini Update Freezer.

19 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *