34

[Review] Bitdefender Antivirus Free Edition (2013)

bitdefender-free-iconTidak lama setelah hasil test antivirus oleh lembaga Av-Test.org di keluarkan, Bitdefender mengeluarkan edisi antivirus gratis, Bitdefender Antivirus Free Edition. Terakhir antivirus gratis mereka versi 10 tidak pernah di update sejak 2007. Bagaimana fitur dan kemampuan Antivirus gratis baru ini?

Seperti hasil kesimpulan saya ketika mengulas test antivirus terbaik 2012/2013 dari Av-test, terlihat jelas bahwa yang paling unggul adalah Bitdefender: Internet Security 2013. Mungkin karena inilah Bitdefender segera merilis Antivirus Gratis, yang sebelumnya pernah merilis versi gratis hampir 6 tahun yang lalu.

Bitdefender menyatakan bahwa engine (mesin/teknologi scan dan proteksi) yang digunakan dalam antivirus gratis ini sama seperti yang digunakan oleh Bitdefender: Internet Security 2013, sehingga ini merupakan point plus karena kemampuan deteksi virus/malware sebanding dengan produk terbaiknya. Tetapi bagaimana dengan fitur lainnya?

bit-defender-free-antivirus

Beberapa fitur Bitdefender Antivirus Free Edition antara lain:

  • Real-time Shield, ini berarti setiap aktivitas komputer dan setiap saat akan di proteksi oleh antivirus.
  • Active Virus Control, kemampuan deteksi virus baru
  • Intrusion Detection System, memastikan keamanan aplikasi yang mengakses internet/jaringan, dengan menyetop jika diindikasikan berbahaya.
  • HTTP Scanning, Bitdefender melakukan scan semua link yang kita akses di internet, mencegah dari bahaya, penipuan dan mem-blok jika tidak aman.
  • Anti Rootkit, untuk melakukan scan dan mem-blok jika ada jenis aplikasi berbahaya yang sangat tersembunyi dari windows.
  • Auto Scan, Bitdefender otomatis melakukan scan
  • Early boot Scanning, memastikan bahwa sistem di scan pada awal-awal boot time

Salah satu demo kemampuan Bitdefender Antivirus Free Edition:

Melihat fiturnya, kemampuan Scan Bitdefender memang diakui sangat bagus, tetapi Bitdefender Antivirus Free Edition sendiri merupakan produk sederhana (minimalist) dari produk berbayarnya, tidak seperti Avira, AVG atau Avast yang memberikan berbagai fitur/opsi di antivirus gratisnya, Bitdefender hampir tidak memberikan opsi apapun untuk pengguna (tampilan utama seperti diatas). Setelah Install, kita hampir tidak bisa mengatur apapun. Untuk scan saja, kita tidak akan menemukan di menu utama, tetapi hanya bisa dilakukan melalui klik kanan drive/folder.

Bagi pengguna yang benar-benar awam dengan komputer, mungkin tidak adanya opsi tersebut cukup membantu, karena setelah install pengguna tidak perlu sama sekali memikirkan apa yang perlu di set. Tetapi bagi sebagian pengguna hal tersebut kurang menguntungkan. Beberapa contohnya, kita tidak bisa mengatur agar folder/file tertentu tidak discan, kita tidak bisa mengatur update, seberapa sering auto scan dan lainnya.

bitdefender-logs

Satu hal yang paling merepotkan adalah aksi Hapus (Delete) otomatis file atau program yang dianggap berbahaya tanpa konfirmasi. Karena bisa jadi itu salah deteksi sehingga file kita langsung hilang begitu saja. Kita hanya bisa melihat logs (daftar apa saja yang dilakukan antivirus). Diluar kemampuan scan yang bagus, penggunaan memory (RAM) yang ringan, Bitdefender Antivirus Free Edition dari segi fitur/opsi masih tertinggal dibanding antivirus gratis lainnya.

Jika ingin mencoba, silahkan download programnya dari halaman Bitdefender Free Edition, selanjutnya jalankan program tersebut (perlu koneksi internet untuk meng-installnya). Agar Dapat dijalankan lebih dari satu bulan, kita harus mendaftarkan diri atau login dengan Facebook/Gmail (seperti halnya Avast).

ebta

34 Comments

  1. Sebenarnya menarik…
    karena fiturnya terlalu terbatas sehingga membuat berpikir ulang untuk menggunakannya…

    terimakasih mas ebta atas sharenya

  2. Tadinya sebelum baca abis artikel di atas, udah mo siap-siap ganti Avast Free ke Bitdefender Free. Yah berhubung fiturnya terbatas, jadi pikir ulang.

  3. Berarti anti virus ini malah bahaya dong kalau sampai menghapus file penting kita karena fals alarm. Semoga cepat2 diperbaiki spt anti virus gratis lainnya…

  4. Melihat ulasan nya gak mau ah pake bit defender. Aq pake AVG Free. Makasih Mas Ebta.

  5. info yang sangat berguna sekali, tadinya mau berpindah dari avast free sekaang jadi berpikir ulang. leih baik pake avast free.

  6. Thanks Mas Ebta atas infonya…. sebenarnya setelah review hasil test antivirus oleh lembaga Av-Test.org di keluarkan bahwa Bit Defender No. 1, saya tertarik mau mencobanya. akan tetapi masih ragu karena belum pernah saya memakainya. setelah membaca artikel mas Ebta di atas, saya jadi yakin gak akan mencobanya karenanya sepertinya justru berbahaya file kita bisa terhapus tanpa konfirmasi malah-malah OS kita jadi Error. Saya akan tetep memakai AVG free edition.

  7. Instalasi Bitdefender AV free di WinXP atau OS x86/32 bit tidak ada masalah. Tapi kudu hati2 nih jika dipasang di Win7 atau OS 64bit, aplikasi ini dapat membuat system tidak stabil. Ketika digabungkan dgn aplikasi firewall (seperti Comodo firewall) pun rentan bermasalah. Proses pencopotan/uninstall aplikasi free edition ini pun jadi masalah berikutnya, terkadang menimbulkan freeze pada sistem misalnya USB port sehingga piranti USB kita tidak terdeteksi (untuk sementara)

  8. nice info mas ebta..
    tadinya tertarik sampai mau pindah dari avast tpi stelah tau ada keterbatasan jadi ga jadi deh hehe 😀

  9. @Mas Ebta:
    Edisi Bitdefender Antivirus Free terdahulu bukan v10 melainkan Bitdefender Antivirus Free Edition 2009. Memang banyak perubahan yang terjadi semenjak edisi terakhir.

    Soal berkas berbahaya yang katanya dihapus otomatis, bukankah Bitdefender Antivirus Free Edition memiliki fitur karantina? Berkas-berkas yang dihapus biasanya tidak hilang begitu saja tetapi akan “ditahan” di situ.

    Untuk penata offline bisa diperoleh dari situs Softpedia berikut ini (tersedia baik untuk edisi 32-bit maupun 64-bit):

    http://www.softpedia.com/progDownload/BitDefender-Free-Edition-Download-4626.html

  10. Assalamu’alaikum,.mas Ebta, terima kasih atas posting-nya yang sangat menarik, tapi untuk menggunakan BitDefender ini, saya jadi ngeri, takutnya ada file penting yang dideteksi virus trus dihapus .. 😀
    namun informasi dari Mas Ebta sangat membantu membuka wawasan kita mengenai hal-hal yang belum tentu semua pengguna komputer tau..

  11. Alhamdulillah baru mendapatkan lisensi bitdefender Internet Security 2013 lisensi promo 1 tahun, ada di blog ane link nya, tinggal 2 hari lagi kalo mau

  12. Alhamdulillah saya baru mendapatkan lisensi bitdefender Internet Security 2013 lisensi resmi / promo berlaku 1 tahun, ada di blog ane sedikit ulasan nya

  13. salam mas Ebta… tank’s banget ulasan2nya
    selain pakai bbrp antivirus, dr thn 2007 salah satu PC saya pakai AVG Free + asc=advanced system care(dulu awc)smp sekarang asik2 saja. selama rajin update saya yakin semua antivirus pasti paten deh! btw semua pasti ada plus minusnya.

  14. salam mas ebta,

    saya pengguna setia avira free antivirus, tp setelah saya install windows 8 x64, avira belum kompatibel, sedang untuk windows defender (antivirus bawaan microsoft) saya belum yakin sepenuhnya tentang deteksi virus dan sedikit sekali fiturnya, saat ini saya coba alternative pake bitdefender free dan ternyata lumayan bagus dan cukup ringan di kompi. satu lagi walaupun fiturnya sedikit tapi kemampuannya cukup hebat. saya pernah masuk situs yg mengandung malware langsung diblokir oleh bitdefender.

  15. Saya dah pernah instal bitdefender free edition 2013 di laptop saya. Kemampuan deteksinya memang sangat hebat jika dibandingkan dengan anti virus lain. Hanya saja saking hebatnya banyak game bajakan yang ada di laptop saya dikunci karena file .dll (crack nya) dianggap malware.
    So untuk teman2 yang sering pake software bajakan / apalagi windownya sebaiknya pakai yang lebih kalem aja….kayak avast atau avira.

  16. kalo soal AV, tiap orang punya penilaian sendiri sendiri..
    tergantung selera..
    saya sendiri lagi suka memakai avast free 😀

Comments are closed.